Langsung ke konten utama

Apalah Arti Sebuah Nama? Nama adalah Doa!

Setiap saat, bayi terus lahir di dunia ini. Bahkan pengalaman saya menemani istri saya melahirkan di sebuah rumah sakit swasta terdekat, dalam seharinya setidaknya ada sekitar 5-7 bayi yang lahir. Betapa banyaknya manusia yang lahir tiap tahunnya. Tidak bisa dibayangkan.


Dengan banyaknya bayi yang lahir di dunia ini, tentu saja stok nama yang ada pasti terulang. Hampir tidak ada nama yang unik di dunia ini. Kebanyakan nama-nama yang dipakai oleh bayi-bayi yang lahir saat ini adalah nama-nama yang pernah dipakai orang-orang terdahulu.

Apalah Arti Sebuah Nama

Apalah arti sebuah nama. Pasti kamu pernah mendengar kata-kata itu. Kata-kata itu sebenarnya digunakan oleh orang yang jatuh cinta pada level yang tidak memerlukan nama kekasihnya lagi. Namun, bagaimana pun nama tetaplah penting, setidaknya untuk mengurus akta kelahiran dan keperluan administrasi lainnya. Bukankah begitu?

Dan nama sendiri adalah anugerah yang pertama kali diberikan oleh orang tua kepada anaknya dalam menjalani kehidupannya nanti. Oleh karena itu, sangatlah wajib bagi orang tua untuk memberikan nama anaknya dengan nama yang baik.

Pentingnya Nama yang Baik

Tidak ada hal yang baru di bawah kolong langit. Maka tidak mengapa memakai nama-nama orang terdahulu asal artinya bagus dan membawa keoptimisan dalam hidup. Bahkan semua agama yang ada di dunia ini menganjurkan untuk memberikan nama yang baik untuk anak-anak pemeluknya. Karena nama sendiri adalah sebuah doa. Terkadang nama sangat mempengaruhi perangai seseorang.

Misalkan nama Suhail, yang artinya adalah Mudah. Dengan memberikan nama anak kita dengan Suhail, maka kita sebagai orang tua secara tidak langsung mendoakan anak ketika kedepannya mudah dalam menjalani segala urusan. Dan biasanya memang hal tersebut terjadi secara nyata. Tak hanya dia yang dimudahkan, namun dia juga suka memudahkan urusan orang lain.

Tak hanya nama kearab-araban saja, kamu juga bisa menggunakan nama yang kejawen, seperti Pujiati. Nama Pujiati ini terbentuk dari dua kata yaitu Puji dan Ati. Puji artinya baik atau tulus, dan Ati artinya hati. Dari nama Pujiati tersebut diharapkan anak yang memiliki nama tersebut memiliki hati yang baik/tulus.

Temukan Arti Namamu Sendiri

Banyak sekali nama-nama yang bagus yang bisa kamu temukan sendiri atau melalui jasa konsultasi nama bayi. Bagi kamu yang ingin menemukan nama yang bagus dengan merangkai sendiri, kamu bisa berkreasi dan mencari arti nama hasil kreasimu secara online di cekartinama.com. Website cekartinama.com ini banyak sekali menyimpan database nama populer saat ini. Di sana kamu bisa dengan mudah menemukan arti nama yang terlintas di benakmu. Atau mungkin jika kamu belum tahu arti namamu sendiri, kamu bisa melihatnya di website cekartinama.com.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mendapatkan Foto Shutterstock Gratis

Rasanya baca entri tanpa ada foto seperti sayur asam gak ada daun melinjonya, kurang hijau gitu deh. Seenggaknya kalau bikin entri ada satu foto yang sekiranya nyambung dengan entrinya. Beda loh entri yang ada fotonya dan yang gak ada. Lebih enak dibaca yang ada fotonya. Meski kadang saya juga sering masukin foto yang kurang nyambung, haha. Pokoknya sih harus ada foto.



Foto-foto di blog untuk entri kita ini bisa dari banyak sumber. Bisa dari jepretan sendiri atau mungkin ngambil di situs stok foto. Salah satu layanan stok foto yang populer adalah Shutterstock. Layanan stok foto ini memang memiliki banyak sekali foto dengan kualitas bagus. Sayangnya Shutterstock ini merupakan layanan stok foto berbayar. Gak heran sih kan fotonya bagus-bagus. Nah bagi kamu yang ingin memakai foto dari Shutterstock secara gratis ada beberapa triknya nih. Tapi diusahakan untuk gak digunakan untuk komesil yah. Dan jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya. Berikut adalah cara mendapatkan foto Shutterstock g…

Mengapa Cewek SMP Selalu Ingin Punya Pacar

Bukan hal rahasia lagi di Indonesia bahwa seumuran anak SMP biasanya memang sudah melakukan praktik pacaran. Mungkin hal ini dianggap wajar karena memang banyak yang melakukannya. Bahkan ada orang tua yang merasa aneh ketika anaknya yang sudah beranjak puber tidak punya pacar. Takutnya dianggap tidak laku.


Saya masih ingat, saat zaman saya masih SMP, sekitar tahun 2003, sangat jarang sekali teman saya yang berpacaran. Bahkan bisa dihitung dengan jari. Setidaknya hanya ada 2 pasang pacaran (4 orang) yang ada di kelas saya. Bayangkan, cuma 2 pasang saja dari sekitar 40 anak dalam satu kelas. Bagaimana dengan saat ini? Mungkin hanya 30% saja yang tidak pacaran di dalam satu kelas.

Mengapa bisa seperti itu? Ternyata ada beberapa hal yang membuat fenomena itu terjadi. Khususnya jika dilihat dari sisi cewek, pacaran ini banyak sekali tendesinya.

Punya Pacar = Tanda Kecantikan Banyak cewek berpikir bahwa ketika dia punya pacar maka secara tidak langsung tingkat kecantikannya langsung terveri…

Keasyikan Main Game Sampai Lupa Update Blog

Di zaman smartphone yang canggih ternyata menjadi pisau bermata dua. Selain smartphone bisa memudahkan pekerjaan manusia, ternyata juga bisa membuat rumit urusan manusia. Pasalnya salah satu contoh hal yang membuat rumit urusan manusia adalah smartphone banyak membuat orang lalai keasyikan main game atau bermedia sosial.


Begitu juga dengan saya. Akhir tahun seperti ini biasanya memang banyak sekali game baru yang dirilis. Hal ini membuat saya mencoba satu per satu game yang menurut saya menarik. Saking asyiknya main game, sampai lupa saya punya blog ini dan perlu diupdate. Hehe. Tapi mumpung lagi ingat, saya update blog ini dengan tulisan curhat seperti ini. Sampai jumpa di entri saya yang lainnya yah.