Langsung ke konten utama

Sarapan Khas Surabaya

Berhubung saya bukan orang Jawa Timur, pertama kali yang saya rasakan saat menginjakan kaki pertama kali di Surabaya adalah asing. Ya iyalah, saya belum pernah pergi sejauh ini. Tapi karena tuntutan profesi sebagai sebagai seorang istri #halah jadi yang harus ke Surabaya. Apa sih yang ada dibenak kamu ketika mendengar kota Surabaya? Satu-satunya yang saya pikirkan saat itu adalah panas, haha. Terbiasa hidup di iklim dingin seperti Purwokerto memang membuat saya merasa cukup sakit saat pertama kali datang ke Surabaya. Waktu itu cuaca gak menentu. Pagi sampai siang panas, eh tiba-tiba mendung dan turun hujan lebat. Saya sering banget kena flu. Bahkan sampai sekarang masih langganan, haha.



Sarapan Nasi Pecel

Selain karena cuacanya, yang bikin saya kaget dengan Surabaya adalah makanannya. Di Surabaya sarapan dengan nasi pecel super pedas udah biasa. Padahal di Purwokerto pecel biasanya buat makan siang. Ada sih yang jualan pagi-pagi tapi jarang banget. Kalau di Surabaya nasi pecel menjamur saat pagi hari. Nasi pecel di dekat rumah biasanya hanya berkisar antara harga lima ribu rupiah saja.

Nasi pecel di Surabaya biasanya disajikan bersama sambal bali yang isinya tahu atau telur. Terkadang ada juga penjual yang membubuhi sambal bali ikan tongkol. Nasi pecel pake sambal bali bikin tambah enak. Duuuh jadi laper, haha.

Sarapan Agak Mewah dengan Nasi Campur

Selain sarapan nasi pecel, kalau kepengen sarapan yang agak mewah dikit bisa beli nasi campur. Biasanya nasi campur ini jualannya pagi. Nasi campur ini mirip seperti nasi rames kalau di Jawa Barat atau Jawa Tengah. Biasanya nasi campur isinya daging dan sayuran atau kadang bihun atau mie dan dilengkapi sambal kadang juga peyek udang.

Tetangga dekat rumah ada yang jual nasi campur dan biasanya dijual di Stasius Gubeng. Tapi kalau ada tetangganya yang beli juga boleh. Saya dan suami terkadang beli beberapa bungkus untuk sarapan. Hanya saja belinya harus pagi-pagi banget. Kalau udah setengah enam orangnya sudah berangkat ke Stasiun Gubeng. Sebungkus nasi campur daging sapi cukup dengan Rp 7.500. Kalau dimakan satu orang cukup mengenyangkan, rasanya juga enak. Penjual di dekat rumah gak hanya jual nasi campur tapi ada juga nasi bebek dan kadang nasi babat. Semua menunya pernah saya cobain dan enak semua.

Lontong Mie untuk Sarapan yang Ringan di Pagi Hari

Kalau malas makan makanan berat seperti nasi, biasanya lontong mie jadi andalan. Lontong mie ini terdiri dari kuah bening yang berisikan cambah dan daun bawang. Pelengkapnya, tahu goreng, tempe goreng dan mageli. Mageli ini sejenis gorengan dengan bahan dasar kacang hijau dan diberi bumbu-bumbu. Ada juga penjual mageli yang mengunakan campuran parutan singkong. Dan rasanya makin enak kalau dicampur parutan singkong. Kadang lontong mie juga bisa ditambahkan bumbu kacang. Jadinya bukan lontong mie lagi tapi rujak mie. Bumbu kacang yang digunakan ini biasnaya diracik dadakan. Berisikan kacang tanah goreng, bawang putih goreng, irisan pisang batu, dan petis merah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Main Game Big Hunter Fase Melawan Rhino

Sebelumnya saya pernah menulis mengenai game Big Hunter ini. Hanya saja waktu itu saya masih sampai dalam tahap melawan Mammoth. Untuk bisa membuka Rhino Story, kamu harus menyelesaikan 60 hari tantangan di Mammoth Story. Cukup melelahkan untuk menyelesaikan sampai 60 hari.


Sebenarnya untuk cepat lolos 60 hari, kamu bisa menggunakan senjata lainnya yang dijual di Big Hunter. Saya sendiri lebih suka menggunakan senjata batu kecil yang isinya 3. Dengan senjata ini, kamu akan lebih mudah mengalahkan Mammoth. Berbeda dengan senjata lainnya yang punya probabilitas miss lebih tinggi dari senjata batu kecil.


Waktu melawan Rhino ini juga butuh strategi yang sedikit berbeda dengan saat melawan Mammoth. Rhino ini lebih agresif dan suka menyeruduk. Kamu harus ngepasin timing saat melempar senjata. Untuk melawan Rhino ini saya lebih suka menggunakan batu kecil isi 3 daripada batu kecil isi 5. Batu kecil isi 5 butuh waktu reload yang lebih lama. Kadang keburu disruduk duluan oleh si Rhino.

Rhino i…

Review Harga Sepatu Vans Yang Terbaru

Sekarang ini sepatu memang sudah menjadi salah satu fashion terutama bagi anak muda. Mereka ingin selalu tampil keren dengan sepatu yang ia kenakan. Saat ini salah satu merk sepatu yang banyak disukai anak muda adalah sepatu dengan merek Vans. Sepatu ini memang tergolong lebih awet,bahannya pun awet, kualitasnya bagus serta desain tren masa kini yang selalu diburu para anak muda. Dengan desainnya yang tergolong menarik pastinya cocok sekali dipakai saat bersantai, jalan-jalan atau bahkan kegiatan resmi sekalipun. Sepatu tersebut memang cocok dalam acara apapun yang akan membuat tampilan anda lebih keren.


Hanya saja, karena banyaknya peminat sepatu vans ini, kini hadir pula yang kw. Harga sepatu vans yang kw tentunya jauh lebih murah dibandingkan dengan yang original. Sehingga anda perlu berhati-hati dan harus tahu mana sepatu vans yang asli. Karena bagaimanapun juga harga sepatu vans yang asli ini memang lebih mahal sesuai dengan kualitas produk yang mereka berikan. Sekarang ini sepat…

Big Hunter, Game Seru yang Bikin Ketagihan

Sekitar dua hari yang lalu saya bosan memainkan game Clash of Clan terus. Game ini sih memang sebenarnya sudah membosankan, cuma kadang pengen main. Nah, karena rasa bosan tersebut saya membuka Play Store dan menemukan salah satu game yang lagi populer saat itu. Nama game-nya adalah Big Hunter.


Game Big Hunter ini sebenarnya modelnya sama seperti Angry Birds. Cuma Big Hunter ini yang dilempar adalah senjata, bukan burung. Senjatanya juga bermacam-macam. Mulai dari tombak, kapak, pisau, hingga panah. Setiap senjata punya kelebihan dan behavior yang berbeda-beda. Memainkan ini sempat menjadi candu. Saya pun hampir sejam lebih memainkan ini tanpa henti. Sampai akhirnya ditegur oleh istri. Hehe.

Di hari ketiga ini, saya berhasil menyelesaikan 32 hari dari bagian Mamot dan Training Campaign saya sampai di angka 2000 lebih. Untuk bagian Mamot menyelesaikan tantangannya akan terasa sangat susah ketika mulai hari ke-22. Jadi setelah itu, progres saya pun semakin lambat karena makin susahnya t…