Langsung ke konten utama

CaVandy.com, Blog e Arek Suroboyo

Ngeblog. Lumayan lama saya mengenal dunia blog. Awal kali kenal istilah blog sekitar tahun 2008 akhir. Itu pun dari salah satu teman SMA saya yang mengajak saya ikutan Paid To Click (PTC). Namun, karena memang belum menemukan passion saya saat itu, berakhir dengan berhenti. Maklum saja, pasalnya paid to click itu bayarannya kecil sekali. Apalagi jika dibandingkan dengan biaya yang saya keluarkan untuk ke warnet saat itu. Jauh sekali tekornya.

Saat Desember 2008 pun saya mulai penasaran lagi dengan dunia blog. Saat itu yang lagi booming adalah layanan ngeblog Multiply. Bisa berjam-jam saya mantengin Multiply edit sana-sini di warnet. Dan memang hal baru itu memang membuat saya betah berjam-jam di warnet. Tentu saja karena awal ngeblog, yang paling sering saya lakukan adalah mengedit tampilan. Apalagi zaman dulu masih dipengaruhi oleh hegemoni Friendster yang memang bisa diubah-ubah warna dan tampilannya.

Lalu, apa hubungannya dengan judul "CaVandy.com, Blog e Arek Suroboyo"? Tentu saja ada. CaVandy.com ini memang saya khususkan lebih banyak menulis tentang Surabaya. Dari tahun 2010 sebenarnya saya pengen membuat blog yang khusus menulis tentang Surabaya. Namun, semua itu terkendala biaya domain. Kalau pakai subdomain dari blogspot sih bisa, cuma kurang keren. Nah, karena sekarang sudah ada modal buat beli domain, jadi sekarang tinggal kuat-kuatan saja ngisi blog ini.

Apalagi, domain CaVandy.com ini lumayan bagus digunakan untuk branding. Selain dari namanya yang singkat, kata Cavandy bisa diotak-atik, dicocoklogikan dengan Ca' Vandy. Ca' di sini mewakili kata Cak, yang kalau di Surabaya artinya panggilang untuk laki-laki remaja/dewasa. Meskipun kalau dihubungkan dengan nama saya, ya ga ada hubungannya antara Iskandar dan Vandy. Tapi, apalah arti perbedaan itu. Kan tinggal saya ngaku-ngaku saja supaya dipanggil Ca' Vandy (Cak Vandy).

Kenapa saya memilih untuk mengkhususkan kota Surabaya? Tentu saja karena memang saya lahir dan besar di Surabaya. Orang tua saya dua-duanya juga lahir dan besar di Surabaya. Jadi, meskipun secara garis keturunan adalah keturunan Madura, namun secara de facto saya adalah arek Suroboyo. Haha. Selain itu, kota Surabaya adalah kota yang banyak sekali situs sejarah dan wisata-wisata kuliner yang patut untuk dicoba. Rencananya sih blog ini akan saya gunakan untuk mengulas kuliner dan hal-hal lainnya yang ada di Surabaya.

Entenono ae yo, 'rek!

Pamit,

Ca' Vandy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Mendapatkan Foto Shutterstock Gratis

Rasanya baca entri tanpa ada foto seperti sayur asam gak ada daun melinjonya, kurang hijau gitu deh. Seenggaknya kalau bikin entri ada satu foto yang sekiranya nyambung dengan entrinya. Beda loh entri yang ada fotonya dan yang gak ada. Lebih enak dibaca yang ada fotonya. Meski kadang saya juga sering masukin foto yang kurang nyambung, haha. Pokoknya sih harus ada foto.



Foto-foto di blog untuk entri kita ini bisa dari banyak sumber. Bisa dari jepretan sendiri atau mungkin ngambil di situs stok foto. Salah satu layanan stok foto yang populer adalah Shutterstock. Layanan stok foto ini memang memiliki banyak sekali foto dengan kualitas bagus. Sayangnya Shutterstock ini merupakan layanan stok foto berbayar. Gak heran sih kan fotonya bagus-bagus. Nah bagi kamu yang ingin memakai foto dari Shutterstock secara gratis ada beberapa triknya nih. Tapi diusahakan untuk gak digunakan untuk komesil yah. Dan jangan lupa untuk mencantumkan sumbernya. Berikut adalah cara mendapatkan foto Shutterstock g…

Main Game Big Hunter Fase Melawan Rhino

Sebelumnya saya pernah menulis mengenai game Big Hunter ini. Hanya saja waktu itu saya masih sampai dalam tahap melawan Mammoth. Untuk bisa membuka Rhino Story, kamu harus menyelesaikan 60 hari tantangan di Mammoth Story. Cukup melelahkan untuk menyelesaikan sampai 60 hari.


Sebenarnya untuk cepat lolos 60 hari, kamu bisa menggunakan senjata lainnya yang dijual di Big Hunter. Saya sendiri lebih suka menggunakan senjata batu kecil yang isinya 3. Dengan senjata ini, kamu akan lebih mudah mengalahkan Mammoth. Berbeda dengan senjata lainnya yang punya probabilitas miss lebih tinggi dari senjata batu kecil.


Waktu melawan Rhino ini juga butuh strategi yang sedikit berbeda dengan saat melawan Mammoth. Rhino ini lebih agresif dan suka menyeruduk. Kamu harus ngepasin timing saat melempar senjata. Untuk melawan Rhino ini saya lebih suka menggunakan batu kecil isi 3 daripada batu kecil isi 5. Batu kecil isi 5 butuh waktu reload yang lebih lama. Kadang keburu disruduk duluan oleh si Rhino.

Rhino i…

Big Hunter, Game Seru yang Bikin Ketagihan

Sekitar dua hari yang lalu saya bosan memainkan game Clash of Clan terus. Game ini sih memang sebenarnya sudah membosankan, cuma kadang pengen main. Nah, karena rasa bosan tersebut saya membuka Play Store dan menemukan salah satu game yang lagi populer saat itu. Nama game-nya adalah Big Hunter.


Game Big Hunter ini sebenarnya modelnya sama seperti Angry Birds. Cuma Big Hunter ini yang dilempar adalah senjata, bukan burung. Senjatanya juga bermacam-macam. Mulai dari tombak, kapak, pisau, hingga panah. Setiap senjata punya kelebihan dan behavior yang berbeda-beda. Memainkan ini sempat menjadi candu. Saya pun hampir sejam lebih memainkan ini tanpa henti. Sampai akhirnya ditegur oleh istri. Hehe.

Di hari ketiga ini, saya berhasil menyelesaikan 32 hari dari bagian Mamot dan Training Campaign saya sampai di angka 2000 lebih. Untuk bagian Mamot menyelesaikan tantangannya akan terasa sangat susah ketika mulai hari ke-22. Jadi setelah itu, progres saya pun semakin lambat karena makin susahnya t…