Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Blog Ca' Vandy Lolos Deindex

Hai, kawan. Blog Ca' Vandy akhirnya lolos dari deindex Google. Sebelumnya cavandy.com memang saya beli dan saya kaget ternyata domain tersebut deindex. Domain cavandy.com memang sebenarnya adalah domain expired (pernah dimiliki orang lain, lalu tidak diperpanjang). Saya senang sekali, pagi tadi tiba-tiba dapat e-mail pembebasan Ca' Vandy dari deindex. Yeay!!!

Opo'o Kok Ga Ono Hari Kartono?

Pancen wes dadi rahasia e wong sa'arat-arat, lek ono Hari Kartini, tapi ga ono Hari Kartono. Ono Hari Ibu, tapi ga ono Hari Bapak. Ono ibu kota, tapi ga ono bapak kota. Ono ibu jari, tapi ga ono bapak jari. Lah lek koyok ngono, trus sopo sing salah? Sing jelas dudu' aku yo, 'rek! Haha.

Coba awakmu pikirno, opo'o kog koyok ngono? Lek wes ketemu, komen'o nag ngisor iki yo. Ben kabeh podo weruh.

CaVandy.com, Blog e Arek Suroboyo

Ngeblog. Lumayan lama saya mengenal dunia blog. Awal kali kenal istilah blog sekitar tahun 2008 akhir. Itu pun dari salah satu teman SMA saya yang mengajak saya ikutan Paid To Click (PTC). Namun, karena memang belum menemukan passion saya saat itu, berakhir dengan berhenti. Maklum saja, pasalnya paid to click itu bayarannya kecil sekali. Apalagi jika dibandingkan dengan biaya yang saya keluarkan untuk ke warnet saat itu. Jauh sekali tekornya.

Saat Desember 2008 pun saya mulai penasaran lagi dengan dunia blog. Saat itu yang lagi booming adalah layanan ngeblog Multiply. Bisa berjam-jam saya mantengin Multiply edit sana-sini di warnet. Dan memang hal baru itu memang membuat saya betah berjam-jam di warnet. Tentu saja karena awal ngeblog, yang paling sering saya lakukan adalah mengedit tampilan. Apalagi zaman dulu masih dipengaruhi oleh hegemoni Friendster yang memang bisa diubah-ubah warna dan tampilannya.

Lalu, apa hubungannya dengan judul "CaVandy.com, Blog e Arek Suroboyo"? …

Tahu Telur Ternyata Makanan Seperti Ini

Indonesia memang memiliki beragam kuliner yang sangat unik. Tiap tempat memiliki ciri khas masing-masing. Salah satu kuliner khas Jawa Timur yang membuat saya tertarik adalah tahu telor. Mungkin namanya ini sangat biasa tapi entah kenapa bisa membuat saya begitu tertarik ingin menyicipinya. Apalagi ketika salah satu iklan kecap di di televisi menampilkan hidangan tahu telur dengan sangat menarik. Saya baru kepikiran untuk makan tahu telor ini ketika jalan-jalan ke Food City di ITC Mega Grosir Surabaya dan melihat ada salah satu gerai yang menjual tahu telor ini.

Awalnya suami saya tidak ingin mencicipinya karena berfikir tahu telor hanya makanan yang berisi tahu dan telor. Memang sih ada tahu dan telornya tapi kan ada isinya yang lain juga. Tapi setelah kami mencicipinya kami akhirnya tertawa bersama gara-gara suatu hal.

Tahu Telor Kuliner Khas Surabaya Tiap kuliner di Indonesia memang memiliki khasnya masing-masing. Seperti kuliner di Surabaya ini sering sekali menggunakan bahan dasa…

Halo Suroboyo!

Piye kabare cak? Ta'dungakno peno-peno kabeh waras sakeluarga. Nah, iki blog alamat e ancene rodo mblegadus, www.cavandy.com. Judul blog e yo rodok aneh, Ca' Vandy. Padahal loh dulur, jeneng asliku dudu' Vandy, tapi Iskandar. Tapi kan yo sakarepku toh. Blog-blog ku dewe, yo saenakku dewe lah. Bah jenenge Ca' Iskandar utowo Ca' Vandy, ga bakalan ditangkep karo polisi. Ya to? Hehe.

Yo wis ngono ae lah postingan pertama nag blog mblegadus iki. Sak jane sih arep nulis gawe Bahasa Indonesia, tapi yo rodok males eh. Aku nduwe blog, isi tulisane yo Bahasa Indonesia kabeh. Lah mosok blog iki arep podo? Yo sithik-sithik bedo kan lumayan. Ben ga bosen.

Pamit,
Ca' Vandy (dudu' jeneng asli)